SMART TANI Bahas Inovasi Biosilika Cair dari Sekam Padi untuk Pertanian Berkelanjutan
Sekam padi yang selama ini dikenal sebagai hasil samping penggilingan padi memiliki potensi untuk diolah menjadi biosilika cair yang bermanfaat bagi pertanian. Inovasi ini menjadi salah satu upaya pemanfaatan sumber daya lokal untuk mendukung pertumbuhan tanaman sekaligus mendorong sistem pertanian yang lebih produktif dan berkelanjutan.
Potensi tersebut menjadi pembahasan dalam program SMART TANI Vol. I Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP), Selasa (13/10/2026). Mengangkat tema “Dari Sekam Padi untuk Pertanian Tangguh dan Produktif: Inovasi Biosilika Cair untuk Pertanian Berkelanjutan”, kegiatan ini mengajak masyarakat mengenal lebih jauh peluang pengembangan hasil samping pertanian menjadi produk bernilai tambah.
Kepala BRMP Pascapanen Pertanian, Suharyanto, hadir sebagai narasumber untuk membahas potensi biosilika cair, mulai dari pemanfaatan sekam padi sebagai bahan baku hingga peluang penerapannya dalam mendukung sektor pertanian. Inovasi ini membuka ruang bagi pengembangan teknologi pascapanen yang tidak hanya berfokus pada produk utama, tetapi juga mengoptimalkan hasil samping pertanian.
Biosilika merupakan material berbasis silika yang dapat diperoleh dari sekam padi. Pemanfaatannya dalam bidang pertanian berpotensi mendukung pengelolaan tanaman dan meningkatkan nilai guna limbah pertanian. Pengembangan biosilika cair juga menjadi peluang untuk mendorong inovasi produk berbasis sumber daya lokal yang dapat dimanfaatkan secara lebih optimal.
Melalui SMART TANI, BRMP mendorong penyebarluasan informasi dan pengetahuan mengenai inovasi teknologi pertanian kepada masyarakat. Program ini menjadi sarana untuk memahami perkembangan teknologi pascapanen, mengenali peluang pemanfaatan hasil samping pertanian, serta memperoleh wawasan mengenai penerapan inovasi dalam mendukung pertanian berkelanjutan.
Kegiatan yang dimoderatori oleh Resa Setia Adiandri, ini dilaksanakan secara daring dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube BRMP Kementerian Pertanian RI. Masyarakat dapat mengikuti kegiatan tersebut untuk memperoleh informasi mengenai potensi biosilika cair dan pengembangan inovasi berbasis sekam padi. Melalui kegiatan ini, diharapkan pemanfaatan sekam padi menjadi biosilika cair dapat membuka peluang pengembangan teknologi yang mendukung pertanian tangguh, produktif, dan berkelanjutan.