• Jl. Tentara Pelajar 12 A
  • (0251) 832 1762 / 085213878771 (WA)
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
      • Sentra Informasi Layanan Pascapanen
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
      • Laporan Pengaduan Masyarakat
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
      • Indeks Kepuasan Masyarakat
  • Layanan
    • Layanan Perakitan dan Perekayasaan Teknologi Pascapanen Pertanian
    • Data Komposisi Pangan
    • Sertifikasi Produk, Proses dan Jasa
    • Penyelenggara Uji Profisiensi
    • Penyusunan Rancangan Standar Nasional Indonesia
    • Pengujian Analisa Laboratorium
    • Sertifikasi Halal
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
    • Perpustakaan Digital
    • Warta
    • Jurnal
Thumb
52 dilihat       17 Juli 2026

BRMP Pascapanen Perkuat Penerapan PM-AAS dan Percepatan LTT di Banyuasin

PALEMBANG – Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pascapanen Pertanian (BRMP Pascapanen) memperkuat sinergi percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) dan penerapan Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM-AAS) di Kabupaten Banyuasin sebagai bagian dari upaya meningkatkan produksi padi dan mendukung target swasembada pangan nasional.

Upaya tersebut dilakukan melalui Rapat Koordinasi Pencapaian LTT Padi Bulan Juli Kabupaten Banyuasin dan Peningkatan Produksi Padi melalui Perluasan Penerapan PM-AAS yang digelar di Palembang, Rabu (15/7). Kegiatan itu diikuti BRMP Sumatera Selatan, Pemerintah Kabupaten Banyuasin, BPTPH Sumatera Selatan, BRIN, serta para penyuluh pertanian.

Kepala BRMP Pascapanen sekaligus Penanggung Jawab Swasembada Pangan Kabupaten Banyuasin, Dr. Suharyanto, S.P., M.P., mengatakan rapat koordinasi tersebut merupakan bagian dari pengawalan berbagai program strategis Kementerian Pertanian, mulai dari percepatan LTT, Optimalisasi Lahan (Oplah), pemanfaatan CSR, pengembangan padi gogo, hingga implementasi PM-AAS.

"Target produktivitas PM-AAS sebesar 10 ton per hektare merupakan tantangan bersama yang hanya dapat dicapai melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan. Karena itu, koordinasi perlu terus dilakukan secara berkala agar pelaksanaan program di lapangan berjalan optimal," kata Suharyanto.

Ia menambahkan, Kabupaten Banyuasin memiliki target penerapan PM-AAS seluas 18.701 hektare dengan batas waktu tanam hingga September 2026. Untuk mendukung percepatan tersebut, penyuluh pertanian diminta segera menyusun dan mengusulkan Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) melalui aplikasi e-Banpem agar bantuan pemerintah dapat segera disalurkan kepada petani.

Dalam kesempatan yang sama, peneliti BRMP Padi, Dr. Wage Ratna Rohaeni, menjelaskan bahwa PM-AAS merupakan sistem budidaya padi modern yang mengombinasikan mekanisasi dengan pengaturan populasi tanaman yang lebih tinggi melalui sistem tanam benih langsung (tabela) berlarik, penggunaan varietas unggul sesuai kondisi wilayah, serta pemupukan yang lebih presisi. Menurutnya, penerapan teknologi tersebut perlu disesuaikan dengan karakteristik lahan, terutama di kawasan pasang surut seperti Banyuasin, agar mampu meningkatkan produktivitas secara optimal sekaligus menekan biaya produksi.

Penguatan program tersebut dinilai penting mengingat Sumatera Selatan merupakan salah satu lumbung pangan nasional. Pada 2025, provinsi ini mencatat surplus beras sekitar 1,357 juta ton, tertinggi dalam lima tahun terakhir, dan menargetkan produksi padi mencapai 5 juta ton gabah kering giling (GKG) pada 2026. Melalui percepatan LTT, perluasan penerapan PM-AAS, serta kolaborasi antara pemerintah, penyuluh, peneliti, dan petani, Banyuasin diharapkan mampu menjadi salah satu daerah penggerak peningkatan produksi padi nasional sekaligus memperkuat upaya mewujudkan swasembada pangan secara berkelanjutan.

Prev Next

- BRMP Admin


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    BRMP Pascapanen Dorong Peningkatan Nilai Tambah Pulp Kakao melalui Teknologi Pengolahan
    30 Okt 2026 - By BRMP Admin
  • Thumb
    Hasil Survei Kepuasan Masyarakat Periode Triwulan III Tahun 2026 (Juli–September 2026)
    30 Okt 2026 - By BRMP Admin
  • Thumb
    BRMP Pascapanen Dorong Diversifikasi Kopi Robusta Tanggamus melalui Teknologi Espresso dan Dekafein
    30 Okt 2026 - By BRMP Admin
  • Thumb
    Video Smart Storage, Better Future!
    29 Okt 2026 - By BRMP Admin
  • Thumb
    Banyuasin Percepat Implementasi PM-AAS, Perkuat Langkah Menuju Swasembada Pangan Nasional
    29 Okt 2026 - By BRMP Admin

tags

BRMP Pascapanen

Kontak

(0251) 832 1762 / 085213878771 (WA)
-
[email protected]

Jl. Tentara Pelajar 12 A, Cimanggu, Bogor Tengah 16122, Kota Bogor, Jawa Barat, Indonesia.

https://pascapanen.brmp.pertanian.go.id/

© 2022 - 2026 Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pascapanen Pertanian. All Right Reserved