BRMP Pascapanen Perkuat Komitmen Menuju Zona Integritas WBK/WBBM
Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pascapanen Pertanian (BRMP Pascapanen Pertanian) memperkuat komitmen pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)/Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) melalui kegiatan sosialisasi yang digelar secara daring, Jumat (4/9/2026). Kegiatan dipimpin Kepala BRMP Pascapanen Pertanian, Suharyanto, dan diikuti oleh seluruh pegawai.
Sosialisasi dilaksanakan untuk memberikan pemahaman dan menyamakan persepsi seluruh pegawai mengenai pembangunan ZI berdasarkan PermenPANRB Nomor 90 Tahun 2021. Dalam kegiatan tersebut ditegaskan bahwa pembangunan ZI bukan sekadar pemenuhan administrasi, tetapi merupakan proses perubahan yang membutuhkan komitmen pimpinan dan seluruh jajaran untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, akuntabel, serta pelayanan publik yang prima.
Materi sosialisasi membahas strategi pembangunan ZI, antara lain menghadirkan pelayanan yang mudah, cepat, dan transparan; menghadirkan program yang sesuai kebutuhan masyarakat; memperkuat komunikasi publik; membangun komitmen perubahan; serta melaksanakan monitoring dan evaluasi secara konsisten. Strategi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan perubahan yang dilakukan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pengguna layanan.
Pembangunan ZI juga mencakup enam area perubahan, yaitu manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan manajemen SDM, penguatan akuntabilitas, penguatan pengawasan, dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Keenam area tersebut diarahkan untuk mendorong perubahan pola pikir dan budaya kerja ASN, penyederhanaan proses kerja dan pemanfaatan teknologi, peningkatan profesionalisme SDM, penguatan kinerja dan akuntabilitas, pencegahan penyalahgunaan wewenang, serta peningkatan kualitas pelayanan.
Dalam aspek pengawasan, BRMP Pascapanen memperkuat upaya pencegahan gratifikasi, penerapan SPIP, pengelolaan pengaduan masyarakat, Whistle Blowing System, penanganan benturan kepentingan, serta kepatuhan terhadap kewajiban pelaporan harta kekayaan. Sementara pada aspek pelayanan publik, pembangunan ZI diarahkan untuk memperkuat standar pelayanan, budaya pelayanan prima, pengelolaan pengaduan, pengukuran kepuasan pengguna layanan, dan pemanfaatan teknologi informasi agar pelayanan semakin mudah, cepat, aman, dan transparan.
Menutup kegiatan, seluruh pegawai BRMP Pascapanen Pertanian didorong untuk berperan aktif dalam pembangunan ZI melalui komitmen untuk maju, konsistensi, sinergi dan kolaborasi, komunikasi yang efektif, serta sikap saling menguatkan dan peduli. Komitmen bersama tersebut menjadi fondasi penting bagi BRMP Pascapanen Pertanian untuk mewujudkan organisasi yang bersih, akuntabel, profesional, dan mampu memberikan pelayanan publik yang semakin prima menuju predikat WBK/WBBM.