
Indonesia kaya akan sumber sayuran potensial, namun demikian sayuran mudah rusak dan busuk. Salah satu peluang untuk meningkatkan nilai tambah produk sayuran yaitu dengan cara mengolahnya menjadi alternatif produk olahan berupa daun instan.
Teknologi pengolahan sayuran cukup beraneka ragam, diantaranya yaitu dengan cara pengeringan. Salah satu daun yang cukup potensial untuk dikembangkan lebih lanjut untuk diolah dengan cara pengeringan yaitu daun ubikayu alias singkong. Daun ubikayu diketahui memiliki potensi yaitu mengandung komposisi kandungan serat dan vitamin yang cukup potensial.
Daun ubi kayu instan terbaik diperoleh dengan Karakteristik warna daun sebelum rehidrasi L 47,19; a -4,52; b 8,15 dan setelah rehidrasi L 36,40; a -6,97; b 13,84 dengan daya rehidrasi 760%, tekstur 11,5 g, kadar air 8,38%, kadar abu 8,56%, lemak 5,17%, protein 36,68%, dan karbohidrat 41,21%.
KEUNGGULAN:
- Produk dapat meningkatkan umur simpan daun ubikayu, sehingga dapat memperluas jaringan distribusi pemasaran
- Teknologi proses dapat mempersingkat proses pemasakan sehingga masuk kategori instan