
Wheygurt merupakan salah satu produk diversifikasi olahan susu yang dibuat dengan menggunakan bahan baku whey dan yoghurt. Whey adalah hasil samping dari industri pembuatan keju yang belum dimanfaatkan secara optimal. Whey dihasilkan sebesar 90% dari setiap proses pembuatan keju sehingga ketersediaannya melimpah. Whey mengandung laktosa, protein dan asam amino yang lengkap sehingga berpotensi diolah lebih lanjut sebagai pangan fungsional.
Proses pembuatan wheygurt terdiri dari beberapa tahapan yaitu : 1) Proses pembuatan yoghurt yang terdiri dari proses pasteurisasi susu segar pada suhu 70-80 C selama 15-30 menit. Kemudian dilanjutkan dengan proses pendinginan susu hingga mencapai suhu 37-40 C. Selanjutnya proses penambahan starter (Streptococcus thermophilus, Lactobacillus bulgaricus, Lactobacillus casei dan Bifidobacterium longum) sebesar 3-5% dan proses inkubasi pada suhu 37-40 C selama 24 jam sehingga terbentuk yoghurt. 2) Proses penyiapan whey susu. Sebesar 0,3-0,5 % bahan penstabil ditambahkan dalam whey hingga larut sempurna. Kemudian larutan dipasteurisasi pada suhu 70-80 C selama 15-30 menit dan didinginkan hingga mencapai suhu 40-50 C. 3) Proses pencampuran whey:yoghurt (40:60) hingga homogen.
Keunggulan:
Inventor:
Juniawati, Sri Usmiati, Agus Budiyanto, Citra Haerani
Status HKI:
Paten Granted : P00201905253