Tinta Printer Kedelai

Tinta berbahan dasar kedelai adalah tinta cetak berbahan dasar tumbuhan yang berasal dari minyak kedelai terbarukan (Glycine max), dikombinasikan dengan pigmen, resin, dan lilin. Tinta ini berfungsi sebagai alternatif ramah lingkungan untuk tinta berbahan dasar minyak bumi, menawarkan emisi senyawa organik volatil (VOC) yang rendah, performa warna yang presisi, dan dapat didaur ulang. Jenis tinta ini lebih lambat kering dibandingkan tinta organik lainnya.

Tinta berbahan dasar kedelai mengeluarkan kadar senyawa organik volatil (VOC) yang jauh lebih rendah dibandingkan tinta berbahan dasar minyak bumi, sehingga secara signifikan mengurangi polusi udara dan risiko kesehatan. Dengan mengganti minyak bumi dengan minyak kedelai terbarukan, tinta kedelai membantu mengurangi ketergantungan industri percetakan pada bahan bakar fosil, berkontribusi pada udara yang lebih bersih dan kesehatan masyarakat yang lebih baik.