
Penyediaan benih bawang putih terkendala oleh masa dormansi umbi yang relatif lama. Untuk mendapatkan benih siap tanam, petani harus menyimpan umbi bawang putih hingga 6 bulan dengan daya tumbuh rata-rata hanya 75%. Untuk memenuhi kebutuhan benih bawang putih, perlu dilakukan upaya mempercepat pematahan dormansi benih dan peningkatan daya tumbuhnya.
BB-Pascapanen telah menghasilkan teknologi thermal shock untuk mempercepat pematahan dormansi benih bawang putih. Dengan teknologi ini, penyimpanan umbi bawang putih untuk benih dilakukan pada suhu ruang (25-30 C) selama 8 minggu dilanjutkan suhu rendah (12-14 C) selama 2 minggu atau penyimpanan pada suhu tinggi (35-38 C) selama 6 minggu dilanjutkan suhu rendah (12-14 C) selama 4 minggu. Teknologi ini dapat mempercepat pematahan dormansi benih bawang putih dari 5-6 bulan menjadi hanya sekitar 10 minggu. Daya tumbuh benih di lapang, hasil umbi brangkasan, dan rata-rata bobot umbi yang dihasilkan dari benih thermal shock lebih tinggi dibandingkan benih konvensional.
Keunggulan:
Inventor:
Tatang Hidayat, Setyadjit, Rudy Tjahjohutomo, Kirana S. Sasmitaloka, Abdullah Bin Arif, Sari Intan Kailaku, Irpan B. Jamal, dan Sandro Pangidoan
Status HKI:
Paten Granted : P00202009789