Tempe & Yoghurt Kaya GABA

Tempe dan Yoghurt Kaya GABA Turunkan Risiko Jantung Koroner

Hasil identifikasi menunjukkan bahwa produk pangan fermentasi lokal Indonesia yang dijual secara komersial memiliki kadar asam amino butirat atau Gama Amino Butiric Acid (GABA) yang bervariasi. Senyawa GABA berperan penting dalam mencegah penyakit jantung koroner dan melindungi fungsi hati.

Produk fermentasi seperti yoghurt dan tempe terbukti mengandung GABA dalam jumlah cukup tinggi. Upaya optimasi kadar GABA dilakukan dengan penambahan kultur mikroba dan MSG. Selain itu, juga dilakukan analisis aktivitas antioksidan dan kemampuan antibakteri terhadap E. coli dan S. aureus untuk menilai potensi fungsional produk.

Peningkatan kadar GABA dapat diterapkan pada tempe dan yoghurt berbahan dasar kedelai, kacang hijau, sorgum, atau hanjeli, sementara untuk yoghurt juga dibandingkan dengan bahan susu sapi segar. Produk fermentasi kemudian dikeringkan menggunakan teknologi freeze dryer agar umur simpannya lebih panjang dan dapat dikapsulasi menjadi suplemen fungsional.

Keunggulan:

  • Produk dapat diolah dari bahan baku pangan lokal
  • Produk mengandung komponen aktif berupa GABA (Gama Amino Butiric Acid)
  • Teknologi dapat meningkatkan nilai tambah dan jual dari produk fermentasi pangan lokal

 

Inventor:

Heny Herawati, Diana Nur Afifah, Eni Kusumaningtyas, Sri Usmiati, Elmi Kamsiati, Miskiyah, Muchamad Bachtiar

Status HKI:

Proses pendaftaran