
Susu fermentasi kering dibuat dengan konsentrat susu segar pada suhu pasteurisasi hingga 25% total padatan terlarut. Starter terdiri dari Lactobacillus casei dan Bifidobacterium longum yang dimasukkan dalam susu terkonsentrasi dan diinkubasi selama 24 jam. Proses pasteurisasi diinkubasi dengan suhu > 80°C hingga diperoleh curd dan whey. Curd yang berbentuk dipisahkan dari whey. Kemudian curd dicampur dengan gula pasir yang telah dihaluskan, dicetak dan dikeringkan di oven dengan suhu 50°C selama 42-48 jam. Beberapa faktor yang mempengaruhi kualitas susu fermentasi kering adalah total padatan susu segar, persentase gula, kenaikan suhu interval waktu dan lama pengeringan produk.
Keunggulan:
Inventor:
Sri Usmiati, Hadi Setiyanto, Miskiyah, Juniawati
Status HKI:
Proses pendaftaran