Snack Bar Ubi Jalar

Snack Bar, Penganan Penunda Lapar

Prinsip proses pembuatan snack bar adalah teknologi formulasi bahan, pencetakan, dan pemanggangan. Bahan-bahan utama snack bar dapat digolongkan menjadi bahan kering dan bahan basah. Bahan kering terdiri dari tepung-tepungan, kacang-kacangan, chips cokelat, maltodekstrin, oats, dan bahan lainnya, sedangkan bahan basah terdiri dari sirup gula, madu, mentega, butter, dan shortening. Pencampuran atau mixing pertama yaitu bahan kering yang akan menjadi basic produk snack bar. Proses pembuatan snack bar dilanjutkan dengan tahap pencetakan adonan menjadi bentuk batang atau bar. Pencetakan dilakukan menggunakan moulder atau dipotong secara manual dengan ukuran tertentu. Adonan dicetak dengan bentuk dan ukuran yang sama, dough dimasukan ke oven pemanggang.

Keunggulan:

  • Snack bar dikonsumsi sebagai pangan darurat
  • Praktis didistribusikan
  • Mengandung cukup kalori (100-150 kkal), serat pangan dan vitamin
  • Mempunyai umur simpan relatif panjang karena digolongkan sebagai intermediate moisture food

 

Inventor:

Resa Setia Adriandri, Sandi Darniadi, Nikmatul Hidayah, Suismono, dan Murtadho

Status HKI:

Paten Granted : IDP000050559