Popok dari Tongkol Jagung

Popok Ramah Lingkungan dari Nanohidrogel Limbah Tongkol Jagung

Hidrogel adalah polimer yang mampu menyerap dan menahan air dalam jumlah besar, banyak digunakan pada popok sekali pakai, media tanam, dan penjerap agrokimia seperti pupuk atau pestisida. Umumnya, hidrogel berbahan sintetis yang sulit terurai dan menimbulkan masalah lingkungan akibat limbahnya yang besar.

Sebagai solusi ramah lingkungan, tongkol jagung—limbah pertanian yang mencapai sekitar 5,7 juta ton per tahun dan mengandung hingga 50% selulosa—dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku hidrogel alami. Hidrogel berbasis selulosa ini memiliki beberapa keunggulan, yaitu lebih ramah lingkungan, terbarukan, dan berbiaya rendah, karena bahan bakunya melimpah dan mudah diperoleh.

Keunggulan:

  • Menggunakan bahan baku limbah pertanian
  • Lebih ramah lingkungan
  • Memiliki kemampuan swelling cukup besar
  • Dapat menahan kelembaban tanah sekaligus penyerap pupuk dan agrokimia
  • Dapat melepaskan pupuk secara periodik
  • Dapat menahan pupuk dalam waktu yang lama

 

Inventor:

Christina Winarti, Abdullah bin Arif, Kirana Sanggrami S, Mersi Kurniati, Firda Aulia S.

Status HKI:

Proses pendaftaran