
Minyak cabai merupakan produk minyak yang sudah diperkaya cita rasanya dengan kapsaisin cabai sehingga rasanya pedas dan berwarna merah karena kaya ß-karoten. Prinsip pengolahan minyak cabai adalah memanfaatkan sifat kapsaisin dan ß-karoten pada cabai yang larut dalam minyak. Beta-karoten berkhasiat menyembuhkan berbagai penyakit seperti kanker, gangguan liver dan pankreas, hingga menurunkan hipertensi.
Proses pembuatan minyak cabai diawali dengan mencampur bubuk cabai kering dengan minyak nabati dilanjutkan dengan proses mengaduk, maserasi, dan pemasakan minimal yaitu pada suhu 65-75ºC selama 5 menit. Minyak cabai yang diperoleh kemudian disaring menggunakan penyaring vakum sehingga diperoleh minyak yang jernih, kemudian dikemas. Minyak cabai dapat digunakan sebagai penambah cita rasa pedas dan gurih aneka masakan.
Keunggulan:
Inventor:
Ira Mulyawanti, Risfaheri, Evi Savitri Iriani, Sunarmani, Sari Intan Kailaku, Siti Mariana Widayanti, M. Gousul Adom, Ika Hikmawati
Status HKI:
Paten Granted : IDS000001989