Lada Hijau Kering

Menjaga Citarasa dan Level Pedas Lada Hijau Kering

Lada hijau kering (dehydrated green pepper) diperoleh melalui pengeringan terkontrol dan warna hijaunya dipertahankan dengan menonaktifkan enzim polifenol oksidase. Lada hijau kering yang bermutu baik ditandai oleh warna hijau alami, bentuk utuh, aroma dan rasa mendekati aslinya, serta bebas dari kontaminasi kotoran dan mikroorganisme.

Buah lada yang digunakan untuk pembuatan lada hijau kering, dipersyaratkan yang berumur agak muda, kondisi segar, warna hijau agak gelap, dan buah lada sudah keras tetapi belum matang. Selain dipengaruhi oleh tingkat ketuaan, varietas, dan perlakuan buah lada sebelum pengeringan serta metode pengeringan ikut menentukan mutu akhir lada hijau kering. Proses pengolahan lada hijau kering terdiri atas beberapa tahapan, yaitu pemisahan buah lada dari tangkai, pencucian dan sortasi, pemblansiran, perendaman dalam larutan anti pencokelatan (anti-browning), dan pengeringan. Aroma lada hijau kering lebih baik daripada lada hitam dan putih karena kandungan monoterpena yang tinggi sehingga dapat menghasilkan kualitas aroma lada yang optimal.

Keunggulan:

  • Warna hijau alami menyerupai buah lada segar, setelah dilarutkan dalam air akan menyerupai lada hijau yang baru dipanen
  • Memiliki flavor dan kepedasan yang lebih ringan dibandingkan lada hitam dan putih

 

Inventor:

Tatang Hidayat, Hernani, Christina Winarti, Kendri Wahyuningsih, Sri Yuliani

Status HKI:

Proses pendaftaran