
Kopi luwak mempunyai cita rasa yang khas dan menjadi terkenal luas di peminat kopi sehingga biji kopi luwak dijual dengan harga yang tinggi. Namun demikian produksi kopi luwak di Indonesia masih sangat terbatas dikarenakan tingkat kesulitan dalam pemanfaatan binatang luwak sebagai satu-satunya media pembuatan kopi luwak. Kopi luwak asli yang dihasilkan saat ini adalah hasil dari pengumpulan dari alam sehingga jumlah kopi luwak asli sangat bergantung dari musim buah kopi, luas wilayah perkebunan dan populasi binatang luwak.
Proses pembuatan kopi luwak artifisial telah dilakukan dengan memproses biji kopi segar didalam bioreaktor dan penambahan cairan lambung luwak buatan serta cairan usus luwak buatan. Dengan demikian, dapat dihasilkan biji kopi dengan cita rasa kopi luwak asli, dan menghilangkan cemaran mikrobiologi Escheria coli dan Salmonella. Proses ini dapat diproduksi dalam skala industri.
Keunggulan:
Inventor:
Mulyana Hadipernata, Sigit Nugraha, Iceu Agustinisari, Eka Rahayu, Rudy Tjahjohutomo
Status HKI:
Paten Granted : IDP000042761