
Sekam padi mengandung sekitar 20–22% silika yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk biosilika untuk tanaman seperti padi, jagung, dan tebu. Dengan produksi padi 54,60 juta ton pada 2019, potensi sekam mencapai 10,92–12,01 juta ton. Melalui proses pelarutan silika dalam pelarut alkali, dihasilkan pupuk biosilika cair dengan kandungan silika tersedia 25% dan kalium tinggi, melebihi standar teknis Kepmentan No. 209/Kpts/SR.320/3/2018. Produk ini telah terdaftar dengan merek BioSINTA dan terbukti efektif meningkatkan produktivitas padi di berbagai agroekosistem.
Keunggulan:
Inventor:
Hoerudin, Nurdi Setyawan, Risfaheri, Tatang Hidayat, Sri Yuliani, Suismono, Rahmawati Nurdjannah, S.M. Widayanti, Wahyu Diyono, Mulyana Hadipernata, Eka Rahayu, Hernani, Ch. Winarti, S. Widowati, M. Gousul Adom, Triyono, Idris Suryadi, Murthado, Beni Slamet Purwanto, Ibnu Pamungkas, Afdan Irvandy, Dini Kusdiningsih, Diana D. Tarigan, Asep Suryana
Status HKI:
Paten Granted: IDS000002009