
Salah satu peluang untuk meningkatkan nilai tambah ubi kayu melalui teknologi produksi rasi. Rasi (berasan ubi kayu) merupakan bahan pangan sumber karbohidrat yang dibuat dari ubi kayu yang berbentuk seperti butiran beras. Umumnya rasi diproses dengan menggunakan tepung singkong yang diambil tapioka dan digranulasi secara manual setelah itu dikeringkan. Rasi yang diperoleh dengan metode ini memiliki butiran yang kurang kokoh dan tidak seragam. Rasi yang berkualitas baik adalah memiliki bentuk yang seragam, butiran yang kokoh dan tidak hancur pada saat didistribusikan.
Peluang nilai tambah tersebut dapat lebih ditingkatkan dengan memperbaiki formulasi dengan menambahkan aneka rasa. Penambahan bumbu dalam pembuatan rasi diharapkan dapat memberikan alternatif pilihan rasa kepada konsumen dalam mengkonsumsi rasi. Selanjutnya perbaikan proses produksi diharapkan dapat menghasilkan rasi dengan ukuran yang seragam dan butiran yang kokoh. Rasi aneka rasa memiliki aneka rasa: soto, gule, rawon, rasi goreng dan rendang. Rasi tersebut memiliki karakteristik kadar proksimat yang beraneka ragam.
Keunggulan:
Inventor:
Heny Herawati, Elmi Kamsiati, Abubakar, Sunarmani, M. Ghousul Adom
Status HKI:
Tahap revisi dan sedang proses penerbitan sertifikat paten