Banyuasin Siap Geser Indramayu, Bidik Juara Nasional Produksi Gabah
Banyuasin, 14 Agustus 2025 – Kabupaten Banyuasin menatap peluang besar menjadi penghasil gabah terbesar di Indonesia tahun ini. Hingga September 2025, produksi gabah kering giling (GKG) telah mencapai 1,128 juta ton, melampaui Karawang dan Subang, serta mendekati peringkat teratas Indramayu.
Hal ini terungkap dalam Rapat Akselerasi Padi yang dipimpin Bupati Banyuasin Askolani bersama jajaran pejabat pusat dan daerah, termasuk Staf Ahli Menteri Pertanian Brigjen Ade Prasetya, Kepala BRMP Pascapanen Zainal Abidin, Dandim 0430/Banyuasin, perwakilan Polres Banyuasin, Kepala BPS Banyuasin Basuki Rahmat, perwakilan Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Selatan, Brigade Pangan 2024 dan 2025, serta Koordinator BPP se-Kabupaten Banyuasin., Kamis (14/8).
Askolani menegaskan fokus peningkatan indeks pertanaman IP200 dan IP300, perbaikan infrastruktur pertanian, serta percepatan program Desa Mandiri Benih. Kementerian Pertanian juga siap mendukung melalui peningkatan kualitas benih, perbaikan irigasi, dan penguatan pascapanen.
“Kalau semua bergerak cepat, Banyuasin siap jadi nomor satu penghasil gabah nasional,” tegas Askolani. Agenda terdekat, Pemkab Banyuasin akan menggelar panen raya di Desa Srijaya, Kecamatan Rantau Bayur, dan tanam perdana IP300 di Desa Upang Mulya, Kecamatan Makarti Jaya.